Analisis Kandungan Formalin Dan Zat Pewarna Metanil Yellow Pada Mie Basah Di Neusu Kecamatan Baiturahman Kota Banda Aceh Tahun 2017
abstrak: Abstrak: Banyaknya penyalahgunaan bahan tambahan makanan seperti formalin sebagai pengawet makanan dan zat pewarna untuk memperbaiki penampilan makanan dewasa ini bukanlah merupakan hal yang baru lagi. Penggunaan formalin dan zat pewarna makanan tersebut terbukti berdampak buruk bagi kesehatan konsumen, mulai dari iritasi ringan sampai dengan gangguan kesehatan yang mengakibatkan kematian. Tentunya hal ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut, melihat telah menyebar dan maraknya penyalahgunaan bahan kimia tersebut oleh produsen makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan formalin dan zat pewarna pada mie basah yang dijual di Jl. Hasan Saleh - Jl. Malikulsaleh Neusu Kecamatan Baiturahman Kota Banda Aceh Tahun 2017. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah pemeriksaan laboratorium di Balai besar pengawasan obat dan makanan Banda Aceh secara kualitatif terhadap 10 sampel mie basah secara total sampling. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian Sebanyak delapan (80%) sampel mie basah yang diperiksa positif mengandung formalin dan tidak ditemukan zat pewarna metanil yellow pada mie basah. Untuk mengawetkan mie basah diharapkan produsen mie basah tidak menggunakan formalin karena dapat membahayakan kesehatan. Kata Kunci: Mie basah, Formalin, Zat Pewarna,
Info Jurnal
Penulis:Budi Arianto. PS
Judul:Analisis Kandungan Formalin Dan Zat Pewarna Metanil Yellow Pada Mie Basah Di Neusu Kecamatan Baiturahman Kota Banda Aceh Tahun 2017
KategoriKesehatan Ilmiah
VolumeVol. 10 No. 2
Tahun2017-11-01